CHAPTER 9
"Subnetting IPv6"
Tentang Subnetting
Subnetting adalah proses menunjuk beberapa bit high-order dari bagian host dan mengelompokkan mereka dengan topeng jaringan untuk membentuk subnet mask dan membagi jaringan menjadi subnet yang lebih kecil.
Subnetting IPv6
Subnetting menggunakan 16 bit,subnet ID menghasilkan mungkin 65.536 / 64 subnet dan tidak perlu meminjam setiap bit dari ID interface, atau bagian host dari alamat. Setiap IPv6 / 64 subnet berisi sekitar delapan belas triliun alamat.
Contoh Subnetting IPv6
Sebuah PC Mempunyai Blok 2001::124- Untuk Menghitung Total IP rumusnya yaitu “ 2 pangkat host bit portion" maksudnya adalah total bit dikurangi prefix. Jadi :
= 2 ^ ( 128 - 124)
= 2 ^ 4
= 16
Jadi total IP yang ada di blok tsb adalah 16 IP.
= 2 ^ 4
= 16
Jadi total IP yang ada di blok tsb adalah 16 IP.
- Range IP dari PC tersebut adalah 2001:: sampai 2001::001 / 2001::1
n nb : 16 dikonversi ke hexadecimal menjadi 001 / 1
- Jika dipecah ke prefix /126 maka akan seperti :
rumusnya 2 ^ ( prefix baru - prefix awal )
= 2 ^ ( 126 - 124 )
= 2 ^ 2
= 4
jadi blok IP prefix /124 jika dipecah jadi /126 akan menghasilkan 4 subnet
= 2 ^ ( 126 - 124 )
= 2 ^ 2
= 4
jadi blok IP prefix /124 jika dipecah jadi /126 akan menghasilkan 4 subnet
- Dari tiap subnet tersebut akan menghasilkan beberapa IP seperti :
= 2 ^ ( 128 - 126 )
= 2 ^ 2
= 4
jadi ada 4 IP tiap subnet
= 2 ^ 2
= 4
jadi ada 4 IP tiap subnet
- Jika butuh 14 IP maka kita pakai subnet yang isinya 16 IP. Sekarang kita cari prefixnya
16 = 2 x 2 x 2 x 2 = 2 ^ 4
dapat host bitnya 4 jadi, 128 - 4 = 124
jadi untuk kebutuhan 14 IP bisa pakai prefix /124
Contoh Konfigurasi IPv6 Pada Cisco Packet Tracer :
Codingan IPv6 Pada Branch-A
Codingan IPv6 Pada Branch-B
Codingan Hostname Pada Branch-B
Konfigurasi IP Pada PC-A2
Konfigurasi IP Pada PC-B1
Komentar
Posting Komentar